Apex Legends

Dewa United Sebutkan Faktor Kekalahan Mereka di ALGS 2022: Split 2

Pavel TanujayaThursday, 12 May 2022
Logo article
Ads

Salah satu tim dari Indonesia, Dewa United berhasil mewakili negara kita untuk berkompetisi di ALGS 2022: Split 2, sayangnya mereka gagal mendapatkan gelar juara.

Apex Legends Indonesia saat ini sudah berhasil terlirik oleh beberapa negara luar, karena memiliki pemain yang tentu saja dapat menyaingi negara Barat.

Sebelumnya tim Wolfpack Artic sudah pernah menjadi juara di turnamen ALGS Championship 2021, dan kali ini Indonesia mengirimkan dua tim terbaik untuk bertanding di ALGS 2022: Split 2.

Bersama dengan Revenant Esports, Dewa United berangkat menuju Stockholm di mana turnamen tersebut digelar dan harus puas di posisi 28 dan 33 dari 40 tim yang berpartisipasi.

BACA JUGA: Inilah Tanggal Global Release Apex Legends Mobile, Lakukan Pra Registrasi dan Dapatkan Banyak Hadiah!

Faktor Kekalahan Dewa United di ALGS 2022: Split 2

Playoffs ALGS 2022

RevivaLTV berhasil menghubungi tim Dewa United Esports, untuk bertanya apa saja yang didapatkan dari turnamen internasional kemarin tersebut, kenapa bisa berada di posisi 28.

Tim Dewa United mengaku mereka kalah pengalaman dengan tim lainnya, seperti yang kita ketahui Reignite dari tim Singapura merupakan lawan yang cukup kuat.

Hampir seluruh turnamen yang sudah pernah mereka ikuti selalu mendapatkan juara pertama, dan pastinya dengan itu para pemainnya memiliki bekal yang lebih baik dari tim lain.

BACA JUGA: James Jelaskan Format Babak Grup Mobile Legends SEA Games 2021

Dewa United ALGS 2022
Photo via: Dewa United Esports

Mental pun menjadi faktor kekalahan yang lain, karena harus menanamkan mental yang lebih kepada para pemain. Latihan yang dilakukan pun masih harus lebih disiplin, karena ternyata beberapa pemain bisa masih bermain game lain yang tentunya menjadi sebuah faktor minus.

"Betul pengalaman pemain menjadi faktor utama ambil contoh nya saja reignite yang champion kemarin jika dilihat dari Liquidpedia turnamen apapun mereka juara 1 terus, dari situ bisa dilihat dari segi player nya, tim nya mereka sudah punya bekal yang lebih .

Serta yang kedua mental lebih tepat nya harus mentanamkan mental juara namun itu tidak mudah, disiplin nya latihan itu juga hal terpenting, terkadang nama nya player terkadang terlena dengan game lainnya itu merupakan suatu faktor yg bisa buat minus juga," ujar Dewa United Esports.

BACA JUGA: Sanskuy Analisis Penyebab Bigetron RA Gagal di Play-In PMPL SEA Spring 2022

Meskipun begitu, mereka ternyata bangga dengan apa yang berhasil didapatkan. Dari 40 tim yang berpartisipasi mereka bisa menjadi 28 terbaik, dan tentu saja menjadi pengalaman yang sangat baik.

Ikuti lini masa RevivaLTV di YouTube, Instagram, Facebook dan Revivalpedia untuk mendapatkan informasi-informasi terbaru seputar esports.

Editor: Rafdi Muhammad

Share this Article

Ads

Tags Populer

Ads
Home
News
Competition
Live Score
Videos