Dota 2

Dari TA ke TI, Berikut Perjalanan Panjang BOOM Esports ke The International

Nauval HidayatThursday, 11 August 2022
Logo article
Ads

Setelah perjalanan panjang, BOOM Esports akhirnya menjadi tim indonesia pertama yang dapat hadir di kejuaran terbesar Dota 2, The International TI).

Dibentuk tahun 2017 dengan nama BOOM ID dan 5 pemain Indonesia, BOOM Esports langsung dapat mendominasi semua turnamen yang ada di Tanah Air.

Dan tahun ini merupakan tahun spesial bagi BOOM Esports, bagaimana tidak, mulai dari major pertama, hingga menjuarai turnamen Gamers Galaxy Dubai dan sekarang untuk pertama kali mereka dapat hadir di The International.

Berikut perjalanan panjang tim asal Indonesia tersebut untuk bisa hadir di The International untuk pertama kali selama 5 tahun dibentuk.

BACA JUGA: Faith_bian Percaya BOOM Esports Akan Bangkit di Lower Bracket Arlington Major

Perjalanan Panjang BOOM Esports Ke The International (TI)

2017

BOOM Esports roster pertama
Sumber: BOOM Esports Facebook

Dibentuk awal tahun 2017 dengan 5 pemain Indonesia yang diisikan dengan nama-nama pemain Dota 2 terbaik seperti, InYourdreaM, Dreamocel, SaintDeLucaz, Snowball, dan Varizh. BOOM Esports diharapkan dapat membawa nama Indonesia ke kancah International.

Dengan kedatangan Jhocam dan Khezcute di pertengahan tahun, kemampuan BOOM Esports menjadi tim Indonesia yang paling ditakuti, namun dalam debut tahun pertama mereka untuk ke kancah International, Dreamocel dkk hanya dapat bersaing di qualifier SEA saja.

BACA JUGA: Black^ Berikan 3 Hero Support Dota 2 Terbaik untuk Naikan MMR

2018

the bucharest minor
Sumber: The Bucharest Minor

Di awal tahun ini, mereka harus berpisah dengan InYourdreaM dan digantikan dengan pemain muda Fbz. Selang selama 10 bulan, SaintDeLucaz juga turut berpisah dengan tim.

Dengan kedatangan Fbz dan Mikoto, BOOM Esports akhirnya tahun 2018 untuk pertama kalinya mereka dapat menjalani debut mereka untuk kejuaraan official Valve The Bucharest Minor.

2019

oga dota pit 2019
Sumber: OGA Dota Pit

BACA JUGA: Komentar Vlaicu Terhadap Kembalinya MamangDaya Bersama Army Geniuses

Di tahun ini pun mereka dapat lolos ke turnamen Valve, OGA Dota Pit Minor 2019. Prestasi mereka di International pun tidak dibilang meningkat dan hanya berada di posisi 5/6.

Di qualifier The International 2019 BOOM Esports mendatangkan Clairivoyance sebagai analisis dan coach mereka, namun perjalanan Dreamocel dkk hanya dapat berada di posisi 6

Untuk menyambut musim baru BOOM Esports kembali mendatangkan InYourdreaM, namun mereka harus berpisah kembali diakhir tahun dan digantikan oleh Hyde.

2020

Pada awal tahun 2020, BOOM Esports lolos ke StarLadder ImbaTV Dota 2 Minor Season 3, dengan kedatangan hyde mereka hanya dapat berada di posisi 4.

Dengan adanya Covid-19, membuat semua turnamen Valve dibatalkan termasuk The International 10. Hal ini membuat BOOM Esports hanya dapat berpartisipasi di turnament tier 2 SEA. Dari turnamen yang ada, BOOM Esports menjadi salah satu tim yang ditakuti dengan selalu berada di 3 besar.

BACA JUGA: Puppey Dipandang Sebagai Kapten yang Keras, Resolut1on Justru Bantah Hal Itu

2021

BOOM Esports yang dikenal dengan 5 pemain Indonesia nya, menjadi tahun terakhir bagi mereka. Dengan kegagalanya di DPC dan qualifier The International 10, membuat Gary Ongko selaku CEO merombak pemain dan hanya menyisakan FBZ.

Di awal musim tim asal Indonesia langsung mendatangkan skem, dan Yopaj, setelah beberapa saat Tims pun datang dan Mushi masuk sebagai coach pun , untuk melengkapi squad mereka di awal tahun 2022 BOOM Esports medantangkan bintan pemain SEA pada saat itu JaCkky.

2022

boom esports
Sumber: RevivaLTV Instagram

Dengan batalnya major pertama Valve, BOOM Esports di undang untuk mengikuti Gamers Galaxy di dubai, debut pertama di International lan mereka berjalan dengan sukses dengan menjuarai turnamen tersebut.

2022 merupakan tahun yang sangat spesial bagi BOOM Esports, dengan squad baru mereka, Fbz dkk akhirnya bisa membawa tim ke major pertama di ESL One Stockholm.

BACA JUGA: Sempat Trial Bersama, Ini Alasan Dreamocel Menolak Tawaran AG

Dengan konsistennya BOOM Esports untuk mendapatkan point DPC, tim asal Indonesia ini akhirnya bisa berhasil mengamankan slot TI setelah berhasil berada di ESL One Malaysia dan menduduki 8 besar sementara setelah mengalahkan Team Liquid.

Ikuti linimasa RevivaLTV di YouTube, Instagram, Facebook dan Revivalpedia untuk mendapatkan informasi-informasi terbaru seputar esports.

Editor: Rafdi Muhammad

Share this Article

Ads

Tags Populer

Ads
Logo

Platform Esports Indonesia, Tempatnya berita Esports Indonesia terbaru dan terlengkap hanya ada di RevivaLTV. Tempatnya berita tentang Esports, Mobile Legends, PUBG Mobile, Valorant, dan banyak lainnya.

Connect With Us

Copyright © 2016-2022 Revival TV - PT Garuda Muthia Shandy

Home
News
Competition
Live Score
Videos