Mobile Legends

Jadi Pelatih Indonesia Pertama yang Juara MPL di Negara Lain, SaintDeLucaz Jabarkan Perbedaan Scene

Pavel TanujayaTuesday, 10 May 2022
Logo article
Ads

Sebagai pelatih Indonesia pertama yang memenangkan MPL di negara lain, SaintDeLucaz jabarkan perbedaan scene di Singapura dengan Indonesia.

Mantan pelatih Genflix Aerowolf yang sudah berhasil membawa Clay dan kawan-kawan mencapai top 3 di MPL ID Season 7 ini kembali berhasil membuat momen bahagia bersama tim lain.

Pelatih bernama Dolly van Pelo ini berhasil membawa tim RSG SG menjadi juara di MPL SG Season 3, dan berhasil menjadi pelatih pertama Indonesia yang mendapatkan gelar juara MPL di negara lain.

Adakah kesulitan yang ia temukan selama melatih tim RSG SG?

BACA JUGA: Riot Games Kembali Gugat Moonton Atas Game Mobile Legends: Bang Bang

Kesulitan SaintDeLucaz Melatih Tim MPL Singapura

Melalui wawancara RevivaLTV bersama dengan SaintDeLucaz, ia mengatakan sangat bangga bisa mendapatkan prestasi tersebut dan menjadi pelatih Indonesia pertama yang meraih juara di negara lain.

Pastinya ia berharap bisa terus konsisten seperti ini di musim-musim kedepannya, dan sangat bangga dengan apa yang berhasil ia raih di MPL SG Season 3 kali ini.

BACA JUGA: Dibanding-bandingkan dengan Funi dalam Menjadi Wanwan, Ini Tanggapan Punipun

SaintDeLucaz RSG PH
Photo via: Dollyvanpelo

BACA JUGA: Lemon & Tuturu Bertemu dengan CEO Team Secret, Ada Apa?

Gelar tersebut pun berhasil membawa RSG SG masuk ke dalam MSC 2022 bersama dengan EVOS SG, dan bisa kembali bertemu dengan tim Indonesia yaitu ONIC dan RRQ.

"Puji Tuhan saya bangga dengan hasil yang saya raih, semoga bisa terus konsisten di musim musim berikutnya," ujar Dolly kepada RevivaLTV.

Dolly juga menyebutkan ada beberapa kesulitan yang menjadi perbedaan saat melatih tim Indonesia dan tim Singapura. Ia pun masih mengaku scene kompetitif Indonesia masih lebih seru dan memiliki banyak pesaing yang kuat.

BACA JUGA: Sebelum Shooting, Funi Akui Tidak Tahu Akan Menjadi Wanwan di Video Musik 515

MPL SG Season 3 RSG Juara

Di Singapura, ia memiliki kesulitan untuk mengatur waktu para pemain, karena seluruh pemain profesional di sana tidak ada yang full time. Dengan begitu untuk mengatur jadwal latihan dan scrim tentu jauh lebih sulit.

"Scene kompetitif di Indonesia jelas lebih seru dan banyak pesaing pesaing kuatnya, namun di Singapura juga ada kesulitannya tersendiri. Kesulitannya di waktu, di sini pemain tidak full time," jelas Dolly.

BACA JUGA: SaintDeLucaz Idolai Sosok Pelatih RSG PH, Panda

Semoga saja RSG SG bisa kembali bertemu tim Indonesia, terlebih lagi RRQ Hoshi yang memiliki mantan rekan satu tim Dolly, yaitu Clay di MSC 2022 nanti ya sobat RevivaL.

Ikuti lini masa RevivaLTV di YouTube, Instagram, Facebook dan Revivalpedia untuk mendapatkan informasi-informasi terbaru seputar esports.

Editor: Rafdi Muhammad

Share this Article

Ads

Tags Populer

Ads
Home
News
Competition
Live Score
Videos