Mobile Legends

Menurut Ranger Emas, Hal Ini yang Membuat Tidak Adanya Duet Vyn Luminaire di SEA Games

PradeepashaSaturday, 21 May 2022
Logo article
Ads

Ranger Emas, salah seorang caster Mobile Legends profesional dari Indonesia sempat mengutarakan opininya tentang tidak adanya duet antara Vyn dan Luminaire di ajang SEA Games 2021.

Pada ajang SEA Games 2021 yang masih berlangsung ini, Indonesia mengirimkan satu tim Mobile Legends untuk berlaga di dalam cabang salah satu olahraga elektronik tersebut.

BACA JUGA: RRQ Xin Bicarakan Kemungkinannya Bermain dari MDL Season 6

Tim Indonesia sendiri terdiri dari jajaran anggota yang cukup menarik, ada R7, Vyn, Albert, Kiboy, Sanz, CW, dan terakhir Luminaire.

Selama cabang Mobile Legends bermain, Vyn tidak pernah dipasangkan dengan Luminaire, keduanya selalu dimainkan terpisah, sehingga banyak orang yang bertanya-tanya kenapa.

BACA JUGA: Penyebab Indonesia Bisa Kalah di Babak Final SEA Games 2021 Menurut Xin

Ranger Emas Merasa Vyn dan Luminaire Tidak Cocok

Ranger Emas Merasa Vyn dan Luminaire Tidak Cocok disatukan di SEA Games 2021
sumber: Instagram @fauzianskar

Seakan mencoba menjawab pertanyaan orang-orang, Ranger Emas memberikan opini pribadinya yang ia diskusikan bersama teman-temannya mengenai tidak adanya duet Vyn dan Luminaire di ajang SEA Games 2021.

Menurutnya, Vyn dan Luminaire adalah sama-sama kepala atau pemimpin dalam suatu tim, mereka tidak akan disatukan jadi mereka pun akhirnya dipisah dan dipasangkan dengan pasangan masing-masing.

"Itu (menyatukan Vyn dan Luminaire) agak sedikit sulit, ada 2 kepala dalam 1 tim, itu yang berat, itulah kenapa Vyn ini bersama dengan Sanz dan Luminaire bersama Kiboy," ucap Ranger Emas.

BACA JUGA: Memainkan Vyn Daripada Kiboy di Final SEA Games 2021, Ini Pandangan Xin

Seorang yang akrab dipanggil Oji itu kembali melanjutkan dengan mengatakan kalau akan sulit untuk menyatukan dua orang pemimpin dengan kemampuan shot call (pemberian perintah in game) di dalam satu tim karena bisa membingungkan anggota yang lain.

"Untuk mendengar dua arahan (dari dua orang bertipe ketua di tim) di dalam waktu tempo yang singkat itu akan memecah gameplay," lanjutnya.

Ia lalu menegaskan kalau pemisahan mereka berdua bukan karena mereka tidak hebat dalam bermain, tapi karena karakteristik keduanya yang seorang pemimpin yang beresiko untuk disatukan.

"Bukan karena mereka enggak jago, mereka jago, mereka kuat, cuman ya itu, kalau ada dua kepala dalam satu tim, maka akan sulit melakukan decision (pengambilan keputusan)," tutup dia.

BACA JUGA: Oura Analisis Kekalahan Timnas Indonesia atas Filipina di Final MLBB SEA Games 2021

Opini pribadi dari Ranger Emas bisa dibilang cukup masuk akal. Kita semua tahu keduanya sama-sama pemimpin dalam memberikan arahan di timnya masing-masing. Akan sulit bila mereka disatukan.

Dikarenakan memang karakteristik mereka yang mirip, maka bisa saja punya opini masing-masing saat disatukan di dalam game yang bisa membuat adanya dua keputusan sehingga bisa memecah konsentrasi tim.

Ikuti lini masa RevivaLTV di YouTube, Instagram, Facebook dan Revivalpedia untuk mendapatkan informasi-informasi terbaru seputar esports.

Editor: Rafdi Muhammad

Share this Article

Ads

Tags Populer

Ads
Logo

Platform Esports Indonesia, Tempatnya berita Esports Indonesia terbaru dan terlengkap hanya ada di RevivaLTV. Tempatnya berita tentang Esports, Mobile Legends, PUBG Mobile, Valorant, dan banyak lainnya.

Connect With Us

Copyright © 2016-2022 Revival TV

Home
News
Competition
Live Score
Videos