Mobile Legends

Tuturu Sebut Masalah Tim Profesional Indonesia Bukan dari Pelatih, Lalu Darimana?

Pavel TanujayaThursday, 11 August 2022
Logo article
Ads

Mantan pemain profesional RRQ Hoshi, Tuturu, memberikan pandangannya mengenai masalah tim profesional di Indonesia, apa ya kira-kira?

Beberapa dari netizen cukup penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi dengan tim profesional di Indonesia yang kurang maksimal belakangan ini, sampai merekrut pemain dari luar.

Banyak yang mengira masalah tim tersebut tidak dapat maksimal karena berasal dari sang pelatih, sampai akhirnya beberapa tim pun merekrut pelatih dari luar Indonesia.

Tetapi, menurut sang raja marksman ini masalah bukan datang dari sang pelatihnya.

BACA JUGA: Tips Mendapatkan Skin Estes Blacklist International dengan Harga Murah

Masalah Tim Profesional Indonesia Menurut Tuturu

Melalui live streaming di YouTube pribadinya, Tuturu menjelaskan bahwa sebenarnya pelatih itu tidak berpengaruh darimana asalnya ataupun prestasi yang sudah mereka dapatkan.

Dari Filipina, atau bahkan di luar Asia, semua harus kembali lagi ke sifat para pemainnya. Pemain di Indonesia lah yang menjadi akar masalah dalam semua ini.

BACA JUGA: Alasan Bigetron Esports Datangkan Markyyy Untuk MPL ID Season 10

Tim MPL ID Season 10
Photo via: MPL Indonesia

BACA JUGA: Bisa Gratis! Begini Cara Mendapatkan Skin Jawhead MPL

Sifat mereka yang masih kurang disiplin sampai ke komitmen dalam bermain menjadi pengaruh untuk tim setiap musimnya.

"Pelatih Filipina itu cuma beda 1 sama Indonesia guys, itu juga player-playernya. Mau ganti coach mau ganti apa, kalau pemainnya enggak mau dengerin ya sama aja. Mau dari Brazil, Jerman, kalau playernya enggak mau ikut ya mau gimana.

Bedanya Indonesia sama Filipina itu cuma satu guys, Indonesia itu enggak disiplin. Jadi, itu bukan masalah di coachnya, masalahnya itu di playernya semua," jelas Tuturu.

BACA JUGA: Resmi Rilis, Ini Rangkuman Buff, Nerf, dan Adjustment Hero Mobile Legends (MLBB) Patch 1.7.08

Tuturu

Fokus di kompetitif Indonesia itu adalah menjadi sorotan publik. Bukan satu tim yang menjadi sorotan, tetapi satu pemain saja. Mereka hanya perlu uji mekanik dalam kompetitif.

Hal itu dipandang sebagai kelemahan pemain profesional Indonesia saat ini. Dibandingkan dengan Filipina yang jarang melakukan blunder selama MPL, Indonesia masih lebih sering memperlihatkan kesalahan.

"Kalian pernah liat di MPL, Filipina pernah blunder? enggak ada, jarang. Bandingin sama pemain Indonesia yang blunder sama team fightnya kacau balau.

BACA JUGA: Baru 2 Hari Rilis, Mobile Legends Hapus Battle Emote MPL 2022 Untuk Sementara Waktu

Welcome to Indonesia ya, di mana semuanya hanya perlu uji mekanik. Harus menjadi sorotan, bukan satu tim, tapi satu player, ya lemahnya Indonesia ya itu," lanjutnya.

Ikuti linimasa RevivaLTV di YouTube, Instagram, Facebook dan Revivalpedia untuk mendapatkan informasi-informasi terbaru seputar esports.

Editor: Rafdi Muhammad

Share this Article

Ads

Tags Populer

Ads
Logo

Platform Esports Indonesia, Tempatnya berita Esports Indonesia terbaru dan terlengkap hanya ada di RevivaLTV. Tempatnya berita tentang Esports, Mobile Legends, PUBG Mobile, Valorant, dan banyak lainnya.

Connect With Us

Copyright © 2016-2022 Revival TV - PT Garuda Muthia Shandy

Home
News
Competition
Live Score
Videos