Mobile Legends

5 Fakta Menarik di Balik Playoff MPL Season 3

RevivalTVTuesday, 30 April 2019
Logo article
Ads

MPL Season 3 kini memasuki babak playoff dengan hanya menyisakan 8 tim saja. Pertarungan sengit tentu tidak terhindarkan demi memperebutkan gelar juara.

Berbagai hal menarik terjadi sebelum playoff berlangsung. Apa sajakah? Langsung saja disimak berbagai fakta menarik mengenai playoff MPL Season 3.

Dominasi ONIC Esports

Sumber: Kincir

ONIC Esports seakan tidak terhentikan selama jalannya group stage. Bagaimana tidak Udil dan kawan-kawan sukses menyapu bersih semua kemenangan dari 11 pertandingan yang mereka ikuti.

Mereka juga sangat dominan di turnamen diluar MPL dengan sejauh ini menjadi juara di berbagai turnamen LAN seperti IEG 2018, Dunia Games League, dan Piala Presiden Esports 2019.

Namun bukan berarti dengan status unggulan mereka bisa dengan mudah menjadi juara. Berkaca ke Nara Esports yang statusnya juga menjadi juara saat group stage MPL Season 3 Malaysia dan Singapura, semua bisa terjadi.

Mereka justru tampil sangat buruk saat babak playoff dan harus puas berada di peringkat 5-6. Mengingat ini babak playoff, satu kekalahan saja bisa membuat mereka harus bertarung di lower bracket.

Mungkinkah ONIC juga gagal menjadi juara seperti Nara Esports? Ataukah dominasi mereka kembali berlanjut di playoff MPL nanti?

El Clasico Terlalu Dini

Sumber: IESPL_ID

Kabar buruk untuk fans PSG.RRQ dan EVOS, kedua tim ini sama-sama harus jatuh ke lower bracket setelah harus puas berada di luar 4 besar.

Kedua tim ini berpotensi bertemu andai kata mereka mampu mengalahkan lawan-lawan mereka. PSG.RRQ akan melawan Bigetron Esports dan EVOS akan melawan Alter Ego.

Namun potensi kedua tim ini masih terhadang dengan menunggu antara tim yang kalah di upper bracket.

Jika PSG.RRQ menang, mereka akan berhadapan dengan yang kalah antara Aerowolf Roxy dan SFI Esports. Sedangkan jika EVOS menang, mereka akan berhadapan dengan yang kalah antara ONIC dan Louvre.

Sang Pembunuh

Pemain dengan kill terbanyak selama regular season ternyata bukan dari salah satu pemain dari regular season, ONIC Esports. Melainkan dari Louvre yaitu Watt dengan raihan 116 kill

Pemain dari ONIC baru hadir di peringkat kedua yang diraih oleh Udil dengan raihan 114 kill. Tidak hanya itu, SaSa juga menemani Udil dengan berhasil masuk 5 besar pemain dengan kill terbanyak selama regular season. Ia sukses meraih 108 kill.

Kembali ke Jakarta

Berbeda dengan musim sebelumnya yang diadakan di Surabaya, MPL Season 3 kembali diadakan di Jakarta dan berlangsung selama 3 hari yaitu dari 3-5 Mei di Britama Arena.

Kembali ke Jakarta tentu membuat semua tim bisa melakukan persiapan lebih mengingat mereka tidak perlu lagi terbang ke kota lain dan rata-rata tim memiliki basecamp di Jakarta.

Menjadi Berbayar

Sumber: MET Indonesia

Satu hal yang tentunya berbeda dari dua edisi sebelumnya adalah kali ini pengunjung wajib membeli tiket untuk menonton MPL Season 3.

Meski berbayar, berbagai keuntungan didapatkan dengan membeli tiket. Terbagi menjadi tiket Epic dan Legend, harga yang ditawarkan juga bersahabat dan mendapatkan hadiah berupa magic dust dan lucky draw.

Selain itu tiket Epic dan Legend juga terdapat perbedaan yaitu tempat duduk penonton. Tiket Epic ditempatkan di lantai 3 tribun sedangkan tiket Legend ditempatkan di lantai 1 tribun.

https://wp.revivaltv.id/bigetron-esports-sukses-menjadi-juara-kualifikasi-pinc-2019-jakarta/

Itu tadi 5 fakta menarik dari playoff MPL Season 3. Siapakah yang menurutmu menjadi pemenangnya? Akankah ONIC Esports berhasil melanjutkan dominasi dan menjadi juara atau PSG.RRQ mempertahankan juara atau tim lain yang siap bersaing demi menjadi juara.

Share this Article

Ads

Tags Populer

Ads
Logo

Platform Esports Indonesia, Tempatnya berita Esports Indonesia terbaru dan terlengkap hanya ada di RevivaLTV. Tempatnya berita tentang Esports, Mobile Legends, PUBG Mobile, Valorant, dan banyak lainnya.

Connect With Us

Copyright © 2016-2022 Revival TV

Home
News
Competition
Live Score
Videos