DOTA 2 Patch 7.06, Dilarang Mati!

Higsweart BenetzTuesday, 16 May 2017
Logo article
Ads
Dengan menatap The International 2017 yang sudah ada di balik ufuk, sepertinya Icefrog dan Valve setuju untuk menghadirkan patch baru yang pastinya akan mengubah meta permainan. Dan dengan melihat update yang unik, sepertinya tidak ada lagi istilah "Zombie" untuk hero-hero di DOTA 2. Yep, semua talent -respawn time dihilangkan. Bicara tentang Talent, ya upgrade khusus yang baru ditambahkan pada patch 7.00 ini seperti membuat permainan DOTA 2 lebih dinamis lagi. Para pemain sekarang bisa mengubah hero-hero yang mereka gunakan ke gaya permainan yang lebih cocok pada mereka atau mengikuti arah game yang sedang mereka jalani. Salah satu yang menarik perhatian adalah talent -respawn time yang cukup "merusak" meta. Dimana banyak Zombie, atau hero-hero yang mati kemudian hidup kembali tanpa menunggu waktu lama. Apalagi jika ditambah dengan Bloodstone. Dari sekian banyak hero, Lina yang paling sering melakukan "abuse" tersebut. Sedikit nerf dengan memindahkan talent, tetap saja sepertinya Icefrog dan Valve menginginkan patch baru ini murni death punishable. Dengan dihilangkannya talent-talent tersebut, mereka mencoba menggantikannya dengan talent-talent lain yang di beebrapa hero semakin menguatkan mereka. Ambil contoh, talent level 25 Nature Prophet yang memberikan ia keleluasaan untuk push mengingat ia akan bisa melakukan teleport kemanapun sesuka hati karena dihapuskannya cooldwon Teleportation. Real Rat DOto is real. Atau Techies yang bisa kalian buat menjadi hitter karena di talent level 25, ia bisa mengambil +250 damage. Tinggal pemilihan item yang tepat akan membuat Techies begitu mengerikan. Dengan hadirnya update ini, banyak dari para pro dan personality DOTA 2 buka suara.           Tapi sejauh ini, respon dari para pemain DOTA 2 cukup positif.    

Share this Article

Ads

Tags Populer

Ads
Home
News
Competition
Live Score
Videos