Dota 2

End of an Era! The Prime Esports Resmi Bubarkan Divisi Dota 2

JuandiTuesday, 30 April 2019
Logo article
Ads

Kabar mengejutkan datang kembali dari ranah esports. Kali ini, salah satu tim bebuyut Dota 2 Indonesia, The Prime Esports resmi membubarkan divisi legendaris mereka, yaitu Dota 2. Hingga kini tidak ada keterangan resmi mengenai alasan pembubaran tersebut.

Kabar ini pertama kali datang pada Senin (29/4/19) lalu melalui akun Facebook resmi The Prime Esports. Tidak ada pernyataan resmi yang diberikan oleh tim bertagar #SAHABATULER tersebut hingga kini.

(Sumber: The Prime Esports)

Pembubaran roster legendaris ini membuat reaksi komunitas Dota 2 Indonesia yang menyayangkan tim bebuyut ini angkat kaki dari game kelahirannya.

Tim yang pertama kali dibentuk pada tahun 2014 silam ini telah melakukan perombakan roster yang cukup banyak, tidak terkecuali merge dengan Nas Ne Dogonyat (NND) yang menghasilkan ThePrime.NND. Hingga akhirnya melakukan rebranding di tahun 2018 menjadi The Prime Esports.

Roster legendaris The Prime.NND di ieSF Asian Championship Filipina. (Sumber: The Prime Esports)

Salah satu pencapaian terkini mereka yaitu berada di posisi 3-4 ESL Indonesia Championship Season 1, serta runner-up kualifikasi Indonesia di APAC Predator League 2019 dan SEACA 2018.

Selain menjadi salah satu kekuatan besar Indonesia, tim ini juga menjadi awal karir professional dari Muhammad "inYourdreaM" Rizky yang kini menjadi salah satu pemain terbaik Asia. Tidak terhitung berapa kali ia masuk dan keluar dari tim ini.

IYD bersama The Prime di ESL Indonesia Season 1. (Sumber: ESL)

Ada juga salah satu pemain legendaris Indonesia, Azam "Nafari" Aljabar yang telah berada di roster The Prime Esports sejak masih berada di bawah bendera Nas De Dogonyat di tahun 2016 silam.

BACA JUGA: Ini Pembagian Grup MDL Disneyland Paris Major, Kehadiran Grup Neraka!

Untuk mengetahui sedikit insight dari The Prime, kami memutuskan untuk menghubungi Anton Sarwono dari The Prime Esports untuk menanyakan latar belakang dari pembubaran roster ini.

"Alasannya sama dengan teman-teman dari tim lain, yaki susahnya mencari pemain pengganti. Kita sudah coba trial beberapa (pemain). Ada yang bagus, tetapi mereka tidak bisa meninggalkan daerahnya masing-masing karena harus menyelesaikan sekolah maupun kuliah."

Ungkap Anton selaku CEO The Prime Esports mengenai keputusan pembubaran tim Dota 2nya.

The Prime beralasan bahwa sulitnya mencari pemain pengganti yang dapat membawa nama sebesar The Prime Esports nantinya di kancah esports Indonesia. Juga terungkap bahwa sebelumnya The Prime telah melakukan pencarian pemain pengganti di daerah-daerah. Hal ini dihentikan karena para calon pemainnya terkena kendala umur yang masih harus mengenyam pendidikan.

Ia tidak mengungkap kelanjutan The Prime Esports ranah Dota 2 Indonesia sebagai ranah yang membesarkan namanya.

Roster The Prime Esports di APAC Predator 2019 beberapa waktu lalu. (Sumber: The Prime Esports)

Hingga kini, tidak ada yang tahu akankah The Prime Esports kembali ke ranah Dota 2 Indonesia. Namun yang pasti, mari kita berharap kejadian ini hanya sebatas roster shuffle besar Indonesia yang akan menarik organisasi-organisasi esports baru lainnya terjun ke ranah Dota 2 Indonesia.

Dengan ini, roster dari eks The Prime Esports adalah sebagai berikut:

  • Rizki "Varizh" Varizh
  • Ario "Panda" Putra
  • Azam "Nafari" Aljabar
  • Baringin "bfl" Liberti
https://www.facebook.com/ThePrimeEsports/photos/a.1447547112170777/2406192446306234/?type=3&theater

Share this Article

Ads

Tags Populer

Ads
Home
News
Competition
Live Score
Videos