ESL Indonesia Championship S1 Dota 2 Berakhir dengan Tersingkirnya Dua Tim Favorit

RevivalTVSaturday, 2 March 2019
Logo article
Ads

Setelah berlangsung selama tujuh minggu, ESL Indonesia Championship Season 1 telah mengakhiri fase babak grup untuk Dota 2. Hanya ada 4 tim saja yang berhak lolos ke semi final.

Sumber: ESL Indonesia

Keempat tim tersebut adalah BOOM ID, PG.BarracX, Aura Esports, dan The Prime yang berhak lolos ke semi final.

BOOM ID berhasil meraih peringkat pertama dengan raihan sangat meyakinkan yaitu 11 kemenangan dan 3 kekalahan. Mereka meraih hasil imbang dari RRQ, EVOS, dan PG.BarracX.

Di peringkat kedua ada PG.BarracX dengan raihan sembilan kemenangan dan lima kekalahan. Satu-satunya tim yang berhasil merebut poin penuh dari mereka adalah Aura Esports.

https://wp.revivaltv.id/rest-area-50-speed-drifters/

Sedangkan di peringkat ketiga dan keempat diraih oleh Aura Esports dan The Prime Esports. Kedua tim ini sama-sama meraih delapan kemenangan dan enam kekalahan.

Aura Esports hanya meraih kekalahan penuh saat melawan BOOM ID di minggu terakhir babak grup. Sedangkan The Prime meraih kekalahan penuh saat melawan BOOM ID dan PG.BarracX.

Satu hal menarik dari jalannya babak grup adalah kegagalan RRQ dan EVOS lolos ke semi final. Kedua tim esports ternama Indonesia ini harus puas berada di peringkat lima dan enam.

esl indonesia championship dota2
Sumber: ESL Indonesia

Tentu tidak lengkap rasanya jika tidak bertanya kepada caster selama babak grup ESL Indonesia Championship Season 1 yaitu Yudi "justincase" Anggi dan Clara "Mongstar".

Justincase mengaku pergantian pemain yang dilakukan EVOS maupun RRQ berimbas pada performa yang tidak stabil.

"EVOS beberapa kali melakukan pergantian pemain di role carry-nya yaitu dari ilLogic, 23savage dan terakhir Jacks.

Sedangkan RRQ juga beberapa kali melakukan pergantian di role offlane mulai dari xRag, Ygwi, sampai akhirnya Koala yang kembali bermain.

esl indonesia championship dota2
Sumber: Wilbert Marco

Memang di akhir musim ketika Koala datang, RRQ jadi makin bagus permainannya tapi semua sudah terlambat.

Mereka juga sulit mengejar ketertinggalan poin dengan tim lainnya. Orang baru berarti harus membentuk chemistry bermain lagi," katanya.

Sependapat dengan Justincase, Mongstar juga mengaku pergantian pemain yang dilakukan kedua tim esports ternama di Indonesia ini tentunya membawa konsekuensi.

BACA JUGA: Vega Squadron Resmi Bubarkan Divisi Dota 2!

"Pergantian berkali-kali tentunya membuat chemistry harus ditata lagi ditambah lagi dilakukan selama turnamen berlangsung," katanya.

Bagaimana untuk keempat tim yang berhasil masuk semi final? Justincase mengaku semua tim yang lolos berhak berada di sana mengingat performa mereka selama babak grup.

esl indonesia championship dota2
Castaway (kiri) dan Godot Sumber: Aura Esports Fanpage

"Terutama Aura yang benar-benar membuat saya kaget melihat performa dari Castaway dan Godot yang berhasil mengangkat performa dari rekan timnya yang lain.

Cije, Travins, dan Visery mungkin banyak yang tidak mengenal sebelumnya, tapi mereka sudah menjadi rising star di Dota 2.

Dari setahun yang lalu dan dengan adanya Godot dan Castaway akhirnya mereka bisa benar-benar bersinar," katanya.

Sedangkan Mongstar mengaku penampilan Aura Esports sempat tertatih di awal karena masih penyesuaian chemistry. "Namun dengan gameplay yang sulit ditebak ditambah line-up pemain yang kuat mereka bisa meraih 4 besar," katanya.

https://wp.revivaltv.id/faith-mr-game-boy/

Semi final ESL Indonesia Championship Season 1 akan diadakan pada 23 Februari.

Sedangkan untuk grand final akan diadakan pada 30 Maret 2019 di JIExpo Jakarta. Siapakah tim yang berhasil menjadi jawara ESL Indonesia Championship Season 1?

Editor: Yubian Asfar

Share this Article

Ads

Tags Populer

Ads
Home
News
Competition
Live Score
Videos