League Of Legends

Hauntzer Ungkap Penyebab Banyaknya Transfer Pemain di Jeda Spring-Summer

Laurent VicWednesday, 29 May 2019
Logo article
Ads

LCS Summer 2019 akan dimulai pada akhir minggu ini. Beberapa tim mempersiapkan diri dengan mengadakan latihan intensif seperti bootcamp dan ada yang melakukan perubahan pemain.

Uniknya, pada jeda Summer kali ini angka transfer yang terjadi lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Biasanya setiap tim memutuskan untuk mempertahankan rosternya untuk menghadapi Summer Split. Ssinergi pemain dan penyesuaian diri menjadi alasan utama tim-tim ogah untuk mengganti pemainnya.

Amazing mundur dari tim kepelatihan FC Schalke 04 dan hengkang ke 100 Thieves

Namun tahun ini transfer pemain terbilang sangat aktif. Kita bisa melihat berbagai transfer masuk seperti masuknya Ruin ke Counter Logic Gaming, Amazing hijrah ke 100 Thieves, Wadid hengkang ke FlyQuest dan transfer keluar seperti Selfie yang kembali ke Rogue dan Piglet yang kini berstatus Free Agent.

Tak hanya itu, kita juga melihat ada beberapa pemain yang melakukan transisi ke tim Akademi seperti AnDa, Ryu, Darshan, dan Huhi serta pemain yang bertransisi ke tim LCS seperti Soligo, Grig, dan Cody Sun.

Immortals sendiri juga dikabarkan akan kembali ke LCS pada Summer mendatang dengan membeli spot milik OpTic Gaming yang saat ini sedang mengalami masalah finansial.

Publik bertanya-tanya mengenai fenomena ini dikarenakan transfer aktif seperti ini umumnya terjadi saat masa Off-Season pasca Worlds berakhir, bukan saat jeda Spring-Summer pasca MSI.

Lewat sebuah interview bersama Travis Gafford, Hauntzer membeberkan alasan mengenai penyebab transfer yang sangat aktif ini.

https://www.youtube.com/watch?v=S4JF0lyMUMI

Menurut Toplaner Golden Guardians ini, perubahan yang dilakukan oleh sebagian tim-tim papan bawah ini didasari oleh masalah kontrak dan "interest" yang berbeda antara tim dan pemain.

"Menurutk transfer yang terjadi saat ini terjadi karena masalah kontrak, pihak tim yang rakus dan pemain yang menginginkan lebih banyak uang," tutur Hauntzer tanpa mau menyebut nama tim dan pemain yang dimaksud.

"Selain itu ada juga berbagai pembicaraan mengenai pemain yang merasa tidak nyaman dengan situasi di timnya saat ini, ingin mencoba hal-hal baru, mulai berbicara dengan tim lain namun pihak tim berencana untuk menjualnya dengan harga tertentu yang tidak disukai pemain," tambah mantan pemain TSM ini.

Hauntzer berpikir bahwa perubahan tersebut tidak akan memberikan banyak perubahan pada Summer nanti.

"Kupikir hal tersebut tidak akan mengubah alur kompetisi karena tim-tim top masih mempertahankan roster terkuatnya. Kompetisi akan tetap sama seperti Split sebelumnya. Kami harus bisa menaklukkan mereka."

Hauntzer bersama Golden Guardians LCS Summer 2019 akan menghadapi Echo Fox dan FlyQuest pada pertandingan minggu pertamanya.

Share this Article

Ads

Tags Populer

Ads
Home
News
Competition
Live Score
Videos