Mobile Legends

IDONOTSLEEP Masih Mendominasi Thailand, Bagaimana MSC 2018?

Yabes EliaFriday, 6 July 2018
Logo article
Ads
MSC 2018 yang akan digelar tanggal 27-29 Juli 2018 sudah semakin dekat. Jika sebelumnya kita telah membahas 2 perwakilan dari Filipina, Aether Main dan DigitalDevils Pro Gaming, kali ini kita akan membahas sang juara bertahan yang memenangkan MSC 2017, IDONOTSLEEP (IDNS) dari Thailand. Buat yang kelewatan tentang detail MSC 2018, meski IDNS jadi juara MSC 2017 mereka tidak begitu saja langsung mendapatkan kursi untuk bertarung di MSC 2018. Mereka harus bertarung terlebih dahulu di kualifikasi MSC 2018 untuk Thailand. Pasalnya, setidaknya sampai artikel ini ditulis, Thailand belum memiliki ajang MPL mereka sendiri (baru ada Indonesia, Malaysia-Singapura, dan Filipina). Karena itulah, mereka harus berjuang terlebih dulu sebelum menuju panggung kompetitif Mobile Legends paling bergengsi di Asia Tenggara. Namun demikian, IDNS ternyata masih begitu menyeramkan. Di kualifikasi Thailand untuk MSC 2018 yang berakhir tanggal 1 Juli 2018 lalu, IDNS bahkan tidak terkalahkan satu kali pun! Bahkan di partai finalnya, Antapan, tim yang menjadi lawan IDNS, harus rela jadi bulan-bulanan. Bayangkan saja, di game pertamanya (Bo5), IDNS menutup pertandingan dengan skor 23-1! Di game keduanya, Framezy, yang juga menggawangi IDNS saat mereka jadi juara di 2017 bahkan menggunakan Bane! Iya, Bane... Mungkin dia lelah dan bosan setelah kebanyakan kill di game pertama menggunakan Gusion. Namun demikian, jujur saja, saya pribadi memang tidak terlalu mengikuti dunia persilatan Mobile Legends di Thailand. Karena itulah, memang ada 2 kemungkinannya: IDNS memang masih sehebat yang dulu atau peta pertempuran di Thailand tidak sesengit yang ada di Indonesia ataupun Malaysia-Singapura. Meski begitu, hal ini justru membuat MSC 2018 nanti semakin menarik untuk dinantikan. Pasalnya, di ajang inilah nanti kita benar-benar bisa melihat apakah benar IDNS memang masih superior ketika harus bertemu lawan-lawan kuat dari negara-negara lainnya seperti Aether Main yang mendominasi dunia persilatan Mobile Legends di Filipina, AirAsiaSaiyan di Malaysia, Bigetron SG di Singapura, ataupun tiga jagoan Indonesia, Aerowolf Roxy, RRQ.O2, dan EVOS ESPORTS. Apakah IDNS mampu kembali jadi juara di gelaran bergengsi di Asia Tenggara ini? Atau Indonesia akhirnya bisa juara, mengingat kita mengirimkan 3 wakil dan kita juga yang jadi tuan rumah... Menurut kalian?

Share this Article

Ads

Tags Populer

Ads
Home
News
Competition
Live Score
Videos