Turnamen Esports Nasional Antar SMA, JD.ID HSL 2018 Temukan Sang Juara!

Eric SoejatnoThursday, 20 December 2018
Logo article
Ads
Turnamen esports nasional khusus SMA sederajat, JD.ID High School League (HSL 2018) resmi merampungkan acaranya. Diawali dari kualifikasi yang diadakan di 8 kota dari seluruh Indonesia, HSL 2018 akhirnya memasuki grand final yang diadakan di Britama Arena, Jakarta. HSL 2018 mengadakan dua cabang yang dipertandingkan yaitu Dota 2 dan Mobile Legends. Berikut daftar pemenang dari HSL 2018 dari kedua cabang tersebut beserta hadiah yang didapat. [caption id="attachment_48730" align="alignnone" width="716"] Sumber: Muhammad Arief Suvi/MoobaTV[/caption] Cabang Dota 2:
  • Juara 1: SMA 7 Bandung (Beasiswa sebesar Rp30 juta dan 5 unit PC Gaming)
  • Juara 2: SMA 23 Bandung (Beasiswa sebesar Rp20 juta dan 5 unit PC Gaming)
  • Juara 3: SMA Marsudirini Bekasi (Beasiswa sebesar Rp10 juta dan 5 unit PC Gaming)
[caption id="attachment_48732" align="alignnone" width="800"] Sumber: GGWP.ID[/caption] Cabang Mobile Legends:
  • Juara 1: SMK Telkom Makassar (Beasiswa sebesar Rp25 juta)
  • Juara 2: SMA Kristen Petra 1 Surabaya (Beasiswa sebesar 15 juta)
  • Juara 3: SMA 1 Purwodadi (Beasiswa sebesar Rp10 juta)
Selain pertandingan tersebut, HSL 2018 juga dihadiri langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Dr. H. Imam Nahrawi, S.Ag, M.KP. Ia mewakilkan Presiden Joko Widodo yang mengapresiasi kehadiran HSL 2018. [caption id="attachment_48731" align="alignnone" width="757"] Sumber: Muhammad Arief Suvi/MoobaTV[/caption] Secara khusus Menpora juga mendukung para peserta HSL 2018 untuk lebih serius mendalami esports karena memiliki masa depan yang cerah. "Jangan khawatir dengan masa depan, karena esports sudah menjadi masa depan kita semua yang betul-betul akan mengantarkan kita semua menjadi orang-orang yang hebat," katanya. Berkaca kesuksesan esports Indonesia di Asian Games 2018, ia optimis esports bakal lebih berkembang ke depannya. Ia juga mengharapakan kedepannya para peserta HSL 2018 yang kelak bakal jadi perwakilan Indonesia di SEA Games 2019 yang akan diadakan di Filipina. BACA JUGA: PT Kereta Api Indonesia Ikut Terjun ke Esports dengan Tim PUBG Project Director dari HSL 2018 Gisma Priayudha mengaku kehadiran HSL sebenarnya bukanlah hal baru di kancah esports Indonesia. "Sebenarnya ada Garena yang sudah memulai lebih dulu, namun di sini saya pribadi tidak hanya sekadar kompetisi tapi juga pengenalan ke ranah orang tua dan guru. Karena esports juga bisa dikompetisikan seperti olahraga tradisional lainnya," katanya. https://wp.revivaltv.id/heroes-of-the-storm/blizzard-resmi-hentikan-dukungan-untuk-esports-heroes-of-the-storm/ Ia menyatakan harapan HSL bisa semakin cerah setelah kualifikasi berakhir. "Banyak banget efek positif yang terjadi di rahah dunia pendidikan, mulai dari kepala sekolah yang mendukung, guru yang bangga akan prestasi muridnya, dan para siswa yang semakin matang untuk ikut dan berjuang di HSL. Makin banyak sekolah yang menanyakan kapan dibuka kembali bahkan meminta game list di HSL untuk ditambah lagi," katanya. BACA JUGA: Dominasi Atlet Filipina Warnai Jajaran Juara WESG SEA 2018 Kehadiran HSL tentu diharapkan bisa mencetak bibit-bibit baru yang akan meneruskan perjuangan esports Indonesia untuk meraih prestasi di kancah internasional. Semoga di antara mereka ada yang kelak bisa membanggakan nama Indonesia lewat jalur esports. Karena esports hadir layaknya profesi atlet pada umumnya, bukan lagi khayalan semata. Diedit oleh Yubian A. Huda

Share this Article

Ads

Tags Populer

Ads
Home
News
Competition
Live Score
Videos