PUBG

Kasus A1 Esports Kepada BTR, Ini Pesan Sanskuy Kepada Netizen Indonesia!

Pavel TanujayaMonday, 26 July 2021
Logo article
Ads

Mengenai kasus A1 Esports di PMWI 2021 kemarin kepada tim BTR RA, Sanskuy memberikan pesan kepada netizen Indonesia yang meramaikan kasus tersebut!

https://wp.revivaltv.id/pmgc-2021-siap-digelar-total-hadiah-86-miliar-rupiah/

Taunting adalah masalah umum yang sering kita temui di setiap olahraga manapun bahkan sampai menjalar ke dunia esports, salah satunya dalam PUBG Mobile.

Ada banyak sekali perlakuan pemain yang dilakukan untuk melakukan taunting di dalam game battle royale yang satu ini, terlebih lagi ketika berhasil membunuh salah satu pemain kunci dalam sebuah tim.

Itulah yang dirasakan oleh tim A1 Esports setelah berhasil membunuh Ryzen pada PMWI 2021 kemarin, Sinister menembaki loot box Ryzen berkali-kali untuk melakukan taunting.

BACA JUGA: Setelah Dihujat Pendukung Indonesia, Ini Tanggapan Pemain A1 Esports

Pesan Sanskuy Kepada Netizen Indonesia Mengenai Kasus A1 dan BTR!

Pada dasarnya, taunting itu tidak akan bermasalah asalkan berada di dalam game, dan itu pun menjadi sebuah strategi untuk menurunkan mental lawan saat bertanding.

Itulah yang dikatakan Sanskuy kepada RevivaLTV saat ditanya mengenai pendapat sang caster tersebut terhadap kasus A1 Esports dan BTR. Ia mengatakan bahwa tauting itu merupakan hal yang wajar dalam esports.

"Menurut saya taunting yang dilakukan A1 merupakan sesuatu yang kerap terjadi di scene kompetitif esports tidak hanya di tanah air bahkan esports dunia pun kerap terjadi hal-hal yang memancing emosi lawan,

Hal ini wajar karena dalam sebuah turnamen tidak hanya pertarungan skill saja tapi ada juga pertarungan mental," ujar Sanskuy kepada RevivaLTV.

BACA JUGA: Ryzen Ditabrak A1 Esports, Ini Komentar Microboy

A1 Esports BTR
Photo via: PMGC 2020

Sanskuy juga mengatakan kalau netizen Indonesia harus lebih bersikap dewasa terhadap hal-hal semacam ini, karena memang taunting semacam ini masih normal asalkan masih dalam batas wajar dan sesuai aturan.

"Dalam kasus A1 ini saya rasa tinggal kedewasaan netizen indo saja yang harus menyikapi hal ini. Memang kita kesal dan marah melihat tim Indonesia mendapatkan taunting dari A1 yang memang terkenal sering menyulitkan BTR di turnamen internasional.

Namun kita juga harus melihat dari sisi yang berbeda kalo saja BTR yang melakukan taunting ke tim lain pasti kita senang juga kan? jadi ya jangan terlalu baper selama taunting itu masih dalam batas wajar dan sesuai aturan," lanjut Sanskuy.

Jadi untuk para netizen Indonesia yang membaca, harap berperilaku dewasa dalam mendukung scene kompetitif ini ya, jangan mempermalukan nama Indonesia hanya karena kasus kecil seperti ini.

Ikuti linimasa RevivaLTV di YouTube, Instagram, Facebook dan Revivalpedia untuk mendapatkan informasi-informasi terbaru seputar esports.  

Editor: Rafdi Muhammad

Share this Article

Ads

Tags Populer

Ads
Logo

Platform Esports Indonesia, Tempatnya berita Esports Indonesia terbaru dan terlengkap hanya ada di RevivaLTV. Tempatnya berita tentang Esports, Mobile Legends, PUBG Mobile, Valorant, dan banyak lainnya.

Connect With Us

Copyright © 2016-2023 Revival TV - PT Garuda Muthia Shandy

Home
News
Competition
Live Score
Videos