Counter-Strike

Kesaksian Mantan Pemain Cloud9 n0thing yang Sempat Ditawari untuk Throwing

RevivalTVTuesday, 28 May 2019
Logo article
Ads

Ranah Esports memang tidak habis dari celah-celah tangan jahil yang ingin mendapatkan keuntungan secara instan. Inilah yang diceritakan oleh mantan pemain Cloud9 sekaligus bebuyut Counter-Strike asal Amerika Serikat, Jordan "n0thing" Gilbert. Pemain senior ini mengungkap sempat ditawari untuk melakukan match fixing dalam karirnya.

n0thing bercerita tentang pengalamannya ditawari untuk melakukan match fixing. (Sumber: ESL)

Saat ini, nama n0thing memang tidak bersinar seperti pada beberapa tahun silam. Dirinya sempat menjadi bagian dari tim-tim terbaik Amerika Serikat, sebut saja Cloud9 dan compLexity. Untuk saat ini, pemain yang sering dijuluki Ice Cold ini tidak bermain secara profesional, dan hanya bermain bersama teman-temannya di Old Guys Club (OGC) serta menjadi caster.

Namun saat namanya sedang bersinar, match fixing sempat menjadi isu hangat di wilayah kompetisinya, yaitu Amerika Utara. Hal ini disebabkan oleh skandal yang dilakukan oleh tim iBUYPOWER yang saat itu menjadi salah satu tim terkuat Amerika.

Melalui wawancara bersama jurnalis esports ternama Richard Lewis, n0thing mengungkapkan iBP bukanlah satu-satunya tim yang menjadi korban match fixing saat itu.

(Sumber: ELEAGUE)

Faktanya, saat n0thing masih berada di compLexity sekitar tahun 2013-2014, dia bercerita sempat mendapatkan beberapa tawaran melalui pesan pribadi. Namun, ia mengungkap belum ada yang cukup serius untuk menawarinya, semisal bertemu, atau semacamnya.

"Saya merasa saya selalu didekati, tetapi saya rasa jika saya mengatakannya (ingin), mereka akan bersikap bahwa itu adalah candaan dan bukan sungguhan (ingin match fixing)," kata n0thing kepada Richard Lewis dalam acara Dexerto Talk Show.

https://www.youtube.com/watch?v=97dywxNx4gE

"Saya rasa, jika tidak mengatakan 'lol" di sana, sesuatu akan ditambahkan di sana," tambahnya. Ia juga mengungkap teman-temannya sempat ditawari hal yang sama.

"Saya telah mendengar itu dari beberapa orang - rekan tim saya saat itu mendapatkan pesan yang sama dan kami hanya menertawakannya dan menjadi seperti "Ya ampun, saya pikir itu bukan lelucon."

BACA JUGA: Layanan “Pay Later” Merajalela: Akankah Hadir di Industri Games?

Namun, tawaran yang didapat oleh mantan pemain compLexity tersebut adalah pertandingan kecil, dan bukan pertandingan besar seperti yang dilakukan iBUYPOWER. "Namun, tawaran itu tidak pernah dimaksudkan untuk pertandingan besar atau apapun dengan dampak besar di ranah esports CS:GO," kata n0thing lebih lanjut.

"Sisi yang memikat jelas ada di depan anda, seperti 'oh, kalah pada beberapa pertandingan di kualifikasi ini tidak masalah dan anda akan menang lebih dari juara pertama, namun itu sangat curang." lanjutnya.

Untungnya n0thing tidak pernah berpartisipasi pada match fix tersebut. (Sumber: DHCS)

Dengan pengakuan n0thing yang pernah ditawari untuk melakukan match fixing, seharusnya masih banyak pemain yang juga ditawari. Yang jelas, tidak ada yang bisa menjamin semua tim di 30 besar dunia tidak ada yang berpartisipasi pada skandal matchmaking. Mari kita harapkan hal ini tidak akan pernah terjadi di Indonesia!

Share this Article

Ads

Tags Populer

Ads
Logo

Platform Esports Indonesia, Tempatnya berita Esports Indonesia terbaru dan terlengkap hanya ada di RevivaLTV. Tempatnya berita tentang Esports, Mobile Legends, PUBG Mobile, Valorant, dan banyak lainnya.

Connect With Us

Copyright © 2016-2022 Revival TV - PT Garuda Muthia Shandy

Home
News
Competition
Live Score
Videos