Kontrak Anak Bawah Umur, FaZe Clan Hadapi Masalah Hukum Lagi?

Rafdi Muhammad HabiburrahmanSaturday, 8 June 2019
Logo article
Ads

FaZe Clan, salah satu organisasi esports asal Amerika Serikat tampaknya saat ini sedang menghadapi masalah bertubi-tubi.

FaZe Clan mengalami pertikaian dengan Turner "Tfue" Tenney yang menggugat FaZe Clan karena FaZe mengambil hingga 80 persen dari keuntungannya.

Kini, FaZe Clan pun menghadapi masalah yang baru perihal kontrak FaZe Clan dengan Patrick “H1ghSky1”.

Gambar terkait
Sumber: Esportspedia.com

H1ghSky1 adalah streamer Fortnite yang bisa dikatakan sangat muda, namun juga sangat berbakat. Dirinya mempunyai sekitar 500 ribu followers di Twitchnya.

Twitch tampaknya melihat ada hal yang menyalahi aturan, tepatnya mengenai penandatanganan kontrak antara FaZe Clan dan juga H1ghSky1.

H1ghSky1 dipercaya menandatangani kontrak dengan organisasi asal Amerika Serikat tersebut saat masih berusia 11 tahun. Kasus ini terbongkar akibat namanya ikut disebutkan oleh Tfue dalam gugatannya ke meja hijau.

Hasil gambar untuk tfue
Sumber: Youtube ProHighlights

Hal tersebut membuat H1ghSky1 tidak memenuhi syarat untuk mengoperasikan Twitch bahkan mengikuti turnamen Fortnite di mana pun yang mengharuskan pemain diharuskan berusia minimal 13 tahun.

Tentu Twitch mengambil langkah tegas dengan mem-banned akun dari H1ghSky1. Parahnya lagi, menurut Tfue, FaZe Clan telah melakukan penekanan kepada anak dibawah umur dan keluarganya untuk berbohong tentang usianya.

Jika kita perhatikan lebih seksama lagi dalam video pengenalan H1ghSky1 pada Maret 2019 lalu, dalam video tersebut tidak disebutkan sama sekali usianya.

https://www.youtube.com/watch?v=vFvuNyqJWqg

Dengan adanya isu ini, membuat FaZe mungkin akan kembali menghadapi permasalahan hukum, terlebih lagi hal ini melanggar kode etik tenaga kerja Amerika Serikat.

Sampai saat ini, belum ada press release resmi dari FaZe Clan mengenai masalah ini.

Share this Article

Ads

Tags Populer

Ads
Home
News
Competition
Live Score
Videos