Mobile Legends

Pelatih Timnas Mobile Legends Merangkap Menjadi Pelatih ONIC, Etiskah?

Rafdi Muhammad HabiburrahmanSunday, 15 September 2019
Logo article
Ads

Belum selesainya Mobile Legends Pro League (MPL) Season 4 dan belum bergulirnya SEA Games 2019, komunitas Mobile Legends Indonesia dihebohkan dengan suatu rumor.

Rumor tersebut adalah pelatih Tim Nasional (timnas) untuk cabang esports Mobile Legends di SEA Games 2019, yaitu Jeremy “Tibold” Yulianto merangkap menjadi pelatih ONIC Esports.

Sontak hal itu menimbulkan pro dan kontra. Namun di sini penulis tidak akan membahas mengenai pro dan kontra, melainkan apakah hal itu etis untuk dilakukan?

Hasil gambar untuk tibold
Tibold (Kiri)
Sumber: Esports.id

Sebelumnya, hal ini pernah terjadi pada olahraga sepakbola, di mana Julen Lopetegui, seorang pelatih sepakbola Spanyol pada Piala Dunia 2018 secara mengejutkan diumumkan menjadi pelatih Real Madrid.

Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) langsung menindak tegas apa yang dilakukan oleh Lopetegui tersebut dengan melepasnya dari timnas Spanyol setelah Piala Dunia 2018 berakhir, padahal dirinya memiliki kontrak hingga 2020.

Setelah hal tersebut, bisa kita lihat bahwa permainan Spanyol bisa dikatakan bermain buruk. Banyak yang mengasumsikan bahwa buruknya permainan Spanyol akibat pemain yang tidak senang dengan perilaku pelatihnya dan tidak mempercayainya lagi.

BACA JUGA: Cloud9 Isyaratkan Kembali ke Kancah Kompetitif Dota 2 dan PUBGM

Julen Lopetegui
Sumber: Express.co.uk

Persamaan keduanya adalah mereka "merangkap" sebagai pelatih di mana mereka seharusnya membuat keputusan tersebut setelah turnamen berakhir.

Tibold seharusnya menjadi pelatih ONIC Esports setelah berakhirnya SEA Games 2019, sehingga dirinya mempunyai kredibilitas. Rumor mengenai Tibold menjadi pelatih ONIC ini pertama diketahui RevivalTV melalui akun Instagram @lambe_moba.

RevivalTV pun langsung menanyakan informasi tersebut melalui informan ring 1 RevivalTV dan dapat dipastikan bahwa hal itu benar adanya.

Hasil gambar untuk tibold
Sumber: ONE Esports

Lalu permasalahan sekarang, apakah hal yang dilakukan Tibold itu etis? Jawabannya adalah tidak, karena pertama hal itu akan menjatuhkan integritas Tibold sendiri.

Yang kedua adalah pemain timnas Mobile Legends selain dari ONIC Esports bisa saja tidak senang dengan hal tersebut sehingga penurunan performa akan terjadi, layaknya permasalahan Spanyol di Piala Dunia 2018 di mana pelatih tidak dipercayai oleh pemainnya sendiri.

Dan yang ketiga adalah menggerusnya kepercayaan komunitas esports Mobile Legends Indonesia terhadap Tibold yang tentunya akan berdampak pada hilangnya kepercayaan kepada timnas Mobile Legends Indonesia.

Timnas Mobile Legends Indonesia
Sumber: IESPA

Tentunya jika Tibold merasa apa yang dilakukan oleh dirinya benar, tentu Tibold dan ONIC Esports akan terang-terangan dalam hal ini. Namun seperti yang kita tahu, keduanya seolah "menutupi" hal tersebut.

Tibold sendiri harus memberikan klarifikasi dengan menyertakan alasan-alasan mengapa dirinya melakukan hal tersebut kepada komunitas Mobile Legends Indonesia.

Menurut sobat Revival, apakah hal yang dilakukan oleh Tibold itu etis ataukah tidak? Berikan pendapatmu!

Share this Article

Ads

Tags Populer

Ads
Logo

Platform Esports Indonesia, Tempatnya berita Esports Indonesia terbaru dan terlengkap hanya ada di RevivaLTV. Tempatnya berita tentang Esports, Mobile Legends, PUBG Mobile, Valorant, dan banyak lainnya.

Connect With Us

Copyright © 2016-2022 Revival TV - PT Garuda Muthia Shandy

Home
News
Competition
Live Score
Videos