Others

Tfue Putuskan Gugat FaZe Clan ke Meja Hijau, Ini Alasannya

JuandiTuesday, 21 May 2019
Logo article
Ads

Pada Selasa (21/5/19), salah satu streamer dan pemain ternama Turner “Tfue” Tenney telah secara resmi menggugat organisasi esports FaZe Clan. Alasan dari penggugatan salah satu organisasi esports terbesar di dunia ini karena pembagian keuntungan yang dirasa Tfue kurang adil.

Tfue mengungkap FaZe Clan dapat mengambil hingga 80% dari keuntungannya. Selain itu, Turner juga menuntut FaZe Clan karena dianggap membatasi kemampuan karirnya, konflik kepentingan, serta gagal membayar bagian sponsornya.

"Perjanjian antara kedua pihak ini sangat menindas, dan berat sebelah," tulis pengacara Tfue, Bryan Freedman dalam pernyataan resminya kepada Holywood Reporter.

"FaZe Clan menggunakan kontrak ilegal untuk membatasi Turner untuk membatasinya untuk hanya mengambil kerjasama eksklusif FaZe Clan (konflik kepentingan) dan mencegah Turner mengambil kesepakatan yang diajukan oleh pihak luar FaZe Clan; kesepakatan yang berpotensi lebih tinggi dari penawaran yang diajukan oleh FaZe Clan.

Tidak hanya itu, Faze Clan juga membahayakan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan mereka. Tenney mengatakan FaZe Clan menekannya untuk tinggal di salah satu rumah di Hollywood Hills bersama Youtuber muda lainnya, dimana dia mengatakan dia diberi alkohol sebelum berusia 21 dan didorong untuk berjudi secara ilegal."

Lanjut Bryan Freedman.

Hal ini telah diajukan ke pengadilan tinggi di California, Amerika Serikat.

(Sumber: FaZe)

Organisasi yang berbasis di Amerika Serikat ini langsung membantah secara penuh semua tuduhan salah satu pemainnya. FaZe Clan menyatakan tidak pernah mengambil bagian keuntungan dari kemenangan turnamen, Twitch, Youtube, maupun media sosial milik Tfue.

"Kami kaget dan kecewa melihat pernyataan resmi Tfue dengan gugatannya. Selama kemitraan kami dengannya yang dimulai pada bulan April 2018, FaZe Clan telah mengumpulkan:

US$0 - Kemenangan turnamen

US$0 - Keuntungan Twitch

US$0 - Keuntungan Youtube

US$0 - Dari platform sosial media manapun

Pada kenyataannya, kita hanya baru mengumpulkan US$60,000 dari kerjasama (sponsor) kami, sementara itu Tfue telah mengumpulkan jutaan dolar sebagai anggota dari FaZe Clan.

Walaupun kontrak antar semua pemain berbeda-beda, di semua kontrak termasuk Tfue, FaZe Clan hanya mengumpulkan 20% keuntungan dari kemenangan turnamen, maupun konten, dengan 80% nya pergi ke kantong pemain. Di kasus Turner, kami belum mengambil bagian dari keuntungan di dua opsi di atas.

Ungkap FaZe Clan melalui Twitter.

FaZe Clan mengungkap di kontrak normalnya dengan para pemain, FaZe Clan maksimal hanya mendapat keuntungan sebesar 20%, sedangkan bersama Tfue, organisasi ini menyatakan tidak mengambil sepeserpun dari keuntungan Tfue. Kamu dapat melihat pernyataan resmi FaZe Clan secara lengkap di sini.

Hal ini langsung menjadi buah bibir di masyarakat, tidak terkecuali pemain yang terikat maupun pernah terikat dengan tim yang digugat Tfue. Tidak terkecuali pesaing sekaligus mantan pendiri FaZe, Matthew "Nadeshot" Haag yang sekarang berada di 100Thieves.

https://twitter.com/Nadeshot/status/1130542089006080000?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed&ref_url=https%3A%2F%2Fdotesports.com%2Fgeneral%2Fnews%2Fwhy-tfues-lawsuit-against-faze-clan-is-important-to-esports

Pendiri FaZe, Ricky "Banks" Banks juga cukup marah dengan gugatan salah satu pemainnya. Dia membantah semua tuduthan yang diarahkan ke organisasi yang didirikannya pada tahun 2010 silam ini.

https://twitter.com/Banks/status/1130585611939639296
https://twitter.com/Banks/status/1130576195379089408

Selain itu, mantan pemain maupun pemain FaZe saat ini banyak yang turut membela tim lamanya ini, dengan menerangkan mereka memberikan perjanjian yang adil, dan tidak pernah memiliki orientasi utama terhadap uang semata.

https://twitter.com/NelkFilmz/status/1130571341826932736
https://twitter.com/Xizt/status/1130558075834966016
https://twitter.com/karriganCSGO/status/1130562903709552645

Hingga kini, belum ada titik terang tentang siapa yang benar maupun siapa yang salah. Namun seiring waktu, seharusnya kita dapat melihat pernyataan lanjutan dari kedua pihak di atas. Mari kita harapkan yang terbaik, dan semoga masalah ini tidak mencederai ranah esports di mata dunia!

Share this Article

Ads

Tags Populer

Ads
Home
News
Competition
Live Score
Videos