Dota 2

Valve Dikabarkan Tidak Lagi Membayar Caster Untuk Kualifikasi TI10!

Pavel TanujayaWednesday, 30 June 2021
Logo article
Ads

Turnamen The International 10 atau TI10 sedang menjadi topik hangat pembicaraan belakangan ini, di mana Valve tidak lagi membayar para caster untuk babak kualifikasi.

https://wp.revivaltv.id/swedia-tolak-kehadiran-ti10-apa-alasannya/

TI10 menjadi turnamen yang sedang dinanti-nantikan oleh para penggemar Dota 2, karena turnamen yang seharusnya digelar pada tahun 2020 itu harus diundur karena pandemi Covid-19.

Sudah ada banyak sekali berita mengenai pengunduran turnamen ini, bahkan belakangan ini negara yang direncanakan menjadi tuan rumah saja harus diganti.

Swedia tidak lagi menjadi tuan rumah dari turnamen besar ini, dan sekarang terdengar kabar Valve tidak membayar para caster lagi untuk babak kualifikasi,

BACA JUGA: Viral Nama Aptzy dan DeanKT, Siapa Mereka?

Valve Tidak Lagi Membayar Caster Untuk Babak Kualifikasi TI10

Pada salah satu postingan di akun Twitter @RobnrollGaming, bahwa pengembang game Dota 2, Valve, tidak lagi membayar para caster untuk babak Qualifier nanti di TI10.

Semua beban pembayaran jasa seperti pembayaran caster akan diserahkan kepada pihak ketiga seperti BTS. Rob sendiri adalah komentator esports asal Inggris untuk game Dota 2 dan Valorant.

Valve, setelah melampaui total hadiah TI Battle Pass edisi sebelumnya di tahun lalu dan baru saja merilis battle pass terbaru hari ini dan berencana merilis yang terbaru dalam waktu dekat, mereka tidak akan lagi membayar caster untuk meliput TI qualifier, yang akan diserahkan kepada BTS," tulis Rob dalam postingannya.

BACA JUGA: Luxxy Sebut Pendapatan Dirinya per Juni 2021, Lebih dari 2 Miliar!

https://twitter.com/RobnrollGaming/status/1408151660048879622

Tampaknya melalui postingan tersebut Rob tidak begitu setuju dengan cara Valve memperlakukan para caster yang akan membawakan turnamen tersebut, sehingga postingan itu terlihat sebagai kritik.

Robb menjelaskan Valve masih memberikan para talent gaji sebesar $100 USD per game ditambah nominal yang disepakati dengan studio yang bekerjasama.

Ia juga mengatakan kalau Valve sendiri meraup untung lebih dari $120 juta USD dari battle pass terakhir di mana angka sangat banyak, dan dapat digunakan untuk mengembangkan komunitas di luar sana.

Ikuti linimasa RevivaLTV di YouTube, Instagram, Facebook dan Revivalpedia untuk mendapatkan informasi-informasi terbaru seputar esports! 

Editor: Rafdi Muhammad

Share this Article

Ads

Tags Populer

Ads
Logo

Platform Esports Indonesia, Tempatnya berita Esports Indonesia terbaru dan terlengkap hanya ada di RevivaLTV. Tempatnya berita tentang Esports, Mobile Legends, PUBG Mobile, Valorant, dan banyak lainnya.

Connect With Us

Copyright © 2016-2023 Revival TV - PT Garuda Muthia Shandy

Home
News
Competition
Live Score
Videos