Zellsis Terkena Larangan Bermain, Version1 Cari Pengganti

Alif "Leph" HidayatullahMonday, 14 June 2021
Logo article
Ads

Version1 yang berhasil lolos ke VCT Masters 2 Reykjavik Islandia mewakili region Amerika Utara harus rela bermain tanpa Zellsis di Stage 3 ini. Jordan "Zellsis" Montemurro mendapatkan penangguhan bermain karena melanggar salah satu butir peraturan terkait sportivitas.

Keputusan yang dilayangkan pada 11 juni lalu, Riot mengatakan Zellsis melanggar aturan 7.1.2 dari Global Competition Policy yang mengharuskan pemain untuk "mematuhi standar integritas pribadi tertinggi dan sportivitas yang baik setiap saat."

V1 Zellsis Suspended From VCT Stage 3 Challengers 1 Following Admin Abuse  at Masters - hdn eSports
Photo via Version1

Alasan Zellis Terkena Larangan Bermain

Menurut keputusan tersebut, Zellsis terkena dakwaan karena sempat membuat pernyataan yang sangat ofensif dan diskriminatif tentang seorang staf ofisial turnamen pada sesi check-in pemain.

Version1 dan juga Zellsis telah menerima keputusan yang dilayangkan Riot sepenuhnya lewat unggahan cuitan twitter Version1.

https://twitter.com/version1gg/status/1403485240161562624?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E1403485240161562624%7Ctwgr%5E%7Ctwcon%5Es1_c10&ref_url=https%3A%2F%2Fpublish.twitter.com%2F%3Fquery%3Dhttps3A2F2Ftwitter.com2Fversion1gg2Fstatus2F1403485240161562624widget%3DTweet

"Riot telah menangguhkan Zellsis karena komentar yang tidak pantas di Masters di Islandia. Version1 dan Zellsis menyesali kejadian tersebut dan meminta maaf kepada staf Riot. Kami menerima keputusan Riot dan akan bermain dengan sub untuk kualifikasi terbuka dan tertutup pertama dari tahap 3 VCT," tulis Version1.

Mereka menerima keputusan dari Riot dan akan memainkan pemain pengganti. Sesuai putusan, pelanggaran lebih lanjut dapat mengakibatkan pengangguhan lebih lama atau bahkan penyitaan hadiah uang dan poin sirkuit VCT.

Zellsis menyampaikan permintaan maad pribadinya sendiri di Twitter kepada staf Riot dan rekan satu timya di Version1.

https://twitter.com/Zellsis/status/1403487817796407298?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E1403487817796407298%7Ctwgr%5E%7Ctwcon%5Es1_c10&ref_url=https%3A%2F%2Fpublish.twitter.com%2F%3Fquery%3Dhttps3A2F2Ftwitter.com2FZellsis2Fstatus2F1403487817796407298widget%3DTweet

"Saya ingin meminta maaf kepada staf Riot karena membuat komentar yang tidak pantas di Islandia dan bertanggung jawab atas tindakan saya dan akan belajar dari kesalahan ini. Saya minta maaf kepada rekan tim saya karena menempatkan mereka di posisi ini. Akan mengambil cuti beberapa hari dari media sosial. Saya akan menjadi lebih baik," ujarnya melalui cuitan Twitternya.

BACA JUGA : Alter Ego Pertahankan Gelar VALORANT Adrenaline Invitational

Saat di Masters Reykjavik lalu, Version1 sudah menurunkan pemain pengganti yaitu Jamal "jammyz" Bangash yang menggantikan Maxim "wippie" Shepelev yang tidak bisa berrangkat.

Belum ada konfirmasi lebih lanjut dari Version1 apakah jammyz akan kembali dimainkan atau ada pemain baru yang akan direkrut oleh Version1 untuk VCT Stage 3 ini.

Ikuti lini masa RevivaLTV di YouTubeInstagramFacebook dan Revivalpedia untuk mendapatkan informasi-informasi terbaru seputar esports.

Editor: Rafdi Muhammad

Share this Article

Ads

Tags Populer

Ads
Home
News
Competition
Live Score
Videos