CEO BOOM Esports, Gary Ongko memberikan statement usai tim miliknya tidak lolos ke VALORANT Franchise League 2023.
Riot Games selaku developer VALORANT telah resmi mengumumkan 30 tim untuk bermain di tiga liga internasional di tahun 2023 yang akan datang dengan konsep VCT terbaru.
Beberapa spekulasi yang kuat selama berhari-hari akhirnya berakhir, dengan Riot Games mengumumkan nama tim yang akan ambil bagian dalam liga internasional 2023.
Dalam road map terbaru dari sistem kompetisi VALORANT, Riot Games menyebutkan akan menghadirkan 3 liga internasional. Tiga liga dimaksud ialah liga Amerika Utara, EMEA, dan Asia/Oceania yang merupakan liga internasional.
Lebih dari 150 organisasi, telah memberikan ataupun mengajukan proposal ke Riot Games untuk mendapat kesempatan tergabung dalam franchise league pada tanggal 26 Mei 2023 mendatang
BACA JUGA: Tundukkan Persija Esports di GVI Season 3, Tim LFO Berisikan Pemain Top Region APAC