Keberhasilan ONIC kalahkan DianFengYaoGuai (DFYG) dengan skor 2-0 di babak perempat final playoff Games of the Future (GOTF) 2026 MLBB menunjukkan bahwa Sang Raja Langit memang lebih unggul ketimbang lawannya itu. Namun pertandingan ini ternyata cukup berkesan dan mengejutkan bagi Kairi.
ONIC berhasil memastikan kemenangan ini setelah mampu mendominasi jalannya game pertama dengan begitu dan solid, hingga permainan berakhir dengan cepat, 10 menit saja! Hasil ini membuat ekspektasi bagi SANZ dkk. untuk bisa meraih kemenangan dengan mudah di match ini pun membumbung tinggi.
Namun di game kedua, Sang Raja Langit sempat dibuat kerepotan. ONIC terlihat cukup kesulitan untuk memberikan perlawanan di awal permainan. sebelum mereka menemukan cara demi memastikan kemenangan di match ini dengan skor 2-0 pada menit ke-17.
Setelah pertandingan, Kairi yang melakukan interview bersama host mengungkapkan beberapa hal yang cukup unik dari pertandingan ini. Jungler asal Filipina ini mengaku terkejut dengan pemilihan hero yang dilakukan DFYG untuk menghadapi ONIC.

“Di dua game ini (cukup mengejutkan) karena mereka memainkan Leomord (jungler) dan Valentina. Terutama Valentina dimainkan sebagai roamer dan Leomord, terakhir kali saya memainkannya beberapa bulan yang lalu. Jadi kami sangat tidak memperkirakan hal itu,” ucap Kairi setelah pertandingan.
Secara terbuka, Kairi pun mengaku benar-benar terkejut dengan pemilihan Valentina roam dari DFYG di game kedua. Hal ini juga yang ternyata membuat ONIC sempat kesulitan, tetapi mereka tahu apa yang harus dilakukan untuk bisa mengatasinya.
“Sebenarnya kami cukup dikejutkan dengan pick Valentina. Biasanya hero ini dimainkan di midlane, tetapi mereka memainkannya sebagai roam. Jadi, kami memiliki hard game di early karena tim lawan punya lebih banyak hero magic,” kata Kairi.
“Jadi apa yang harus kami lakukan adalah terus memimpin permainan hingga mendapatkan item-item yang dibutuhkan, dan memberikan damage sebanyak mungkin di late game. Kami tidak nervous, hanya saja tim lawan bermain sangat bagus di fase early game dan kami hanya tidak familiar dengan Valentina roam,” tuturnya.
ONIC Kalahkan DianFengYaoGuai, SRG Menanti Mereka di Semifinal

Keberhasilan ONIC meraih kemenangan atas DFYG ini mengantarkan mereka ke babak semifinal. Di fase empat besar tersebut, SANZ dkk. sudah ditunggu oleh tim kuat lainnya, yaitu Selangor Red Giants (SRG).
Pertandingan menghadapi SRG ini tentu tidak akan mudah untuk dilewati. Terlebih juara MPL Malaysia tersebut tengah ingin membuktikan diri setelah tampil kurang memuaskan di ajang Mid Season Cup (MSC) 2026 beberapa waktu lalu.
Di sisi lain, Kairi cukup percaya diri bisa mengatasi SRG dan lolos ke babak final. Bahkan dirinya sangat berharap ONIC bisa kembali berjumpa dengan Aurora Gaming untuk mengulang pertarungan seru yang sempat terjadi di MSC 2026, di mana kedua sempat saling mengalahkan, termasuk ketika Sang Raja Langit mengeliminasi wakil Turki tersebut di babak perempat final dengan skor 3-2.
Selain itu, jika pertemuan menghadapi Aurora Gaming ini bisa kembali terjadi di grand final GOTF 2026 MLBB, pertandingan ini akan menjadi rematch grand final tahun lalu yang berhasil dimenangi oleh ONIC dengan skor mutlak 3-0.

“Tentu saja kami sangat berharap bisa melakukan rematch menghadapi Aurora karena mereka adalah tim yang kuat. Saya sangat berharap kami bisa bertemu dengan mereka lagi. Di turnamen ini, kami ingin mengalahkan mereka lagi,” ucap Kairi.
Jelang pertandingan tersebut, ONIC pun punya rekor dan kesiapan yang bagus untuk bisa meraih kemenangan. Selain hasil di perempat final MSC 2026, sejauh ini SANZ dkk. juga belum pernah menderita satu pun kekalahan game di GOTF 2026 MLBB.
“Sangat bagus bahwa kami tidak pernah kalah satu game pun. Namun kami di sini untuk meraih gelar juara, bukan untuk (memperpanjang rekor) tidak kalah di satu game pun,” ujar pemain berusia 20 tahun itu.
