Rentetan lose streak akhirnya berhasil dihentikan setelah ONIC bungkam EVOS dengan skor 2-0 di hari ketiga week 4 MPL ID S18. Kemenangan ini pun berhasil diraih Sang Raja Langit dengan cara yang cukup meyakinkan, meski sempat kesulitan di game pertama.
Pertandingan menghadapi EVOS ini cukup krusial bagi ONIC, sekaligus menguji mental bertanding kedua tim. Pasalnya ONIC datang ke pertandingan ini setelah merasakan empat lose streak, sementara EVOS sedang memiliki moral bertanding yang bagus usai menghadirkan kekalahan pertama bagi Bigetron by Vitality di MPL ID S18 pada pertandingan sebelumnya.
Sempat Kesulitan di Game Pertama, ONIC Bungkam EVOS Secara Meyakinkan

Pada game pertama, tensi permainan langsung memanas sejak fase early game. EVOS sejatinya mampu memberikan perlawanan agresif dan melancarkan sejumlah serangan, namun ONIC bermain jauh lebih cerdik dalam mengendalikan ritme dan mendominasi keunggulan ekonomi.
Perlahan tapi pasti, ONIC berhasil melakukan snowballing yang sangat mencolok, hingga mencatatkan selisih gold fantastis hingga lebih dari 10.000 pada menit ke-12.
Terkurung di area pertahanan sendiri, para pemain Macan Putih dipaksa bermain pasif dan hanya bisa menunggu kesalahan lawan untuk mencari celah comeback. Kedisiplinan EVOS dalam bertahan sejatinya patut diacungi jempol; mereka secara luar biasa sukses menahan gempuran ONIC yang datang bersama tiga Lord pertama.

Sayangnya, pertahanan kokoh tersebut tidak cukup untuk membalikkan keadaan. Ketika ONIC berhasil mengamankan Lord kelima, benteng terakhir EVOS pun akhirnya runtuh dan kemenangan dipastikan pada menit ke-24.
Skenario penguasaan early game kembali bisa diulang oleh ONIC pada game kedua. Memanfaatkan momentum sejak menit pertama, mereka tak membiarkan EVOS bernapas dan sukses menyapu bersih ketiga Turtle yang muncul di Land of Dawn.
Berbeda dengan ketahanan mental luar biasa yang ditunjukkan di game pembuka, formasi EVOS kali ini berhasik diporakporandakan oleh ONIC. Serangan bertubi-tubi dari ONIC membuat EVOS tak mampu memberikan perlawanan berarti.
Pertandingan pun berakhir dalam waktu singkat, di mana EVOS sudah dipaksa menyerah pada menit ke-13 dengan skor kill yang sangat timpang, 1-11!
Kemenangan berharga ini menjadi angin segar bagi ONIC, sukses mengakhiri lose streak kelam mereka yang sempat menelan empat kekalahan beruntun dari Bigetron by Vitality, Team Liquid ID, NAVI, dan DEWA United Esports.
Sebaliknya, pil pahit ini langsung memutus momentum positif EVOS yang sebenarnya tengah melambung tinggi usai menumbangkan sang pemuncak klasemen, Bigetron by Vitality, pada laga sebelumnya.
Imbas dari hasil akhir ini, kedua tim pun harus rela bertukar posisi di papan klasemen sementara; ONIC naik menempati peringkat kelima, sementara EVOS terpaksa turun ke urutan keenam.
