Perjuangan dramatis mewarnai keberhasilan Alter Ego lolos Grand Finals PMGO S2 2026 di Lahore, Pakistan. Skuad esports asal Indonesia ini berhasil menyusul dua kompatriotnya, Bigetron by Vitality (BTR) dan AK Gold Esports, yang sudah lebih dulu mengamankan tiket ke partai puncak turnamen PUBG Mobile tingkat dunia tersebut.
Alter Ego harus berjuang melalui fase Survival Stage setelah hanya mampu finis di posisi ke-14 pada Group Stage Group B. Nasib ini berbeda dengan Bigetron by Vitality dan AK Gold Esports yang lolos otomatis berkat raihan finis di Top 6 Group A. Di Survival Stage ini, Alter Ego diwajibkan menembus posisi Top 4 klasemen akhir untuk bisa melaju ke Grand Finals PMGO S2 2026.
Perjalanan Terjal Alter Ego Lolos Grand Finals PMGO S2 2026

Keberhasilan Alter Ego lolos Grand Finals PMGO S2 2026 ini didapat dengan cara yang tidak mudah. Padahal, perjalanan mereka di Survival Stage ini diawali dengan cara yang cukup meyakinkan.
Pada Match 1, Alter Ego langsung tampil perkasa dan sukses menjatuhkan 4K Esports lebih awal sebagai modal berharga. Pundi-pundi poin terus mengalir hingga mereka sempat memimpin klasemen pertandingan.
Sayangnya, pergerakan mereka harus dihentikan oleh 18 Esports, membuat Alter Ego menjadi tim kedua yang tereliminasi di Match 1 setelah 4K Esports, namun sukses mengantongi 7 poin eliminasi.
Awal yang agresif tersebut gagal dipertahankan di tiga pertandingan berikutnya. Pada Match 2 hingga Match 4, pergerakan Alter Ego kerap diredam lawan sehingga mereka hanya mampu mengumpulkan tambahan 5 poin.
Titik balik kebangkitan Alter Ego terjadi di Match 5. Bermain tajam sejak early game, mereka sukses mengamankan 7 poin eliminasi dengan cepat. Memanfaatkan momentum tersebut dengan maksimal, Alter Ego akhirnya menutup pertandingan dengan Winner Winner Chicken Dinner (WWCD) sensasional yang diwarnai total 21 poin eliminasi.
Hasil fantastis ini langsung melambungkan posisi mereka ke jajaran Top 4 klasemen dengan total 43 poin, membuka kembali peluang lolos ke fase pamungkas.
Namun, posisi tersebut belum sepenuhnya aman. Alter Ego hanya unggul tipis 2 poin dari tim iKURD yang mengintai di peringkat kelima. Kondisi ini membuat Match 6, yang merupakan laga terakhir fase Survival Stage, menjadi partai hidup-mati yang mewajibkan Alter Ego meraih hasil maksimal.
Bermain di map Miramar pada Match 6, seluruh tim tampak bermain pasif dan penuh kehati-hatian. Minimnya intensitas pertempuran membuat Alter Ego memilih strategi bertahan, mengamankan posisi di dalam zona (circle), dan menghindari risiko bermain agresif.
Poin eliminasi baru berhasil didapatkan ketika memasuki Stage 5. Namun, Alter Ego sudah harus tereliminasi di posisi ke-5 pada match penentuan ini dengan tambahan 6 poin.
Beruntung, tim-tim pesaing di bawah mereka gagal mengumpulkan poin yang cukup untuk mengejar. Alter Ego pun dipastikan mengunci tiket ke babak Grand Finals, memastikan seluruh tim perwakilan Indonesia akan tampil di partai puncak PMGO S2 2026.
Babak Grand Finals PMGO S2 2026 akan diselenggarakan pada Sabtu-Minggu, 24-25 Oktober 2026. Sebanyak 16 tim PUBG Mobile terbaik dari berbagai penjuru dunia akan bertarung untuk memperebutkan gelar juara sekaligus porsi terbesar dari total prize pool senilai US$500 ribu atau sekitar Rp9 miliar.
