Join Community
← Back to news Mobile Legends

Banyak Rookie TLID di MPL ID Mampu Bersinar! Ini Formula dan Alasannya

Rookie TLID di MPL ID, Faviann, AeronShikii, Widy

Dalam empat musim terakhir MPL Indonesia, Team Liquid ID (TLID) sukses menyita perhatian publik. Bukan hanya lewat gaya permainan mereka di Land of Dawn, tetapi juga dengan keberhasilan mereka mempromosikan banyak rookie TLID di MPL ID yang mampu langsung bersinar, bahkan hingga mempersembahkan gelar pertama bagi organisasi di kasta tertinggi MLBB di Indonesia tersebut.

Nama-nama seperti Faviann, AeronShikii, Widy, Kevin (Jo), Drichel, Lyoni, hingga Kyou sempat menjadi sorotan komunitas MLBB. Para pemain ini berhasil tampil gemilang di ajang MPL ID, meski berstatus sebagai rookie dan haru sbisa bersaing dengan para pemain veteran dan juga asing.

Bahkan, para pemain seperti Faviann, AeronShikii, dan Widy yang saat itu masih berstatus sebagai rookie, berhasil mengantarkan TLID meraih gelar pertama MPL Indonesia pada Season 14, hingga menjadi runner-up M6 World Championship. Sejak saat itu, mereka seolah menjadi formula mengorbitkan rookie ke tim utama untuk bisa bersaing dengan tim lain.

Menariknya, kiprah para player rookie ini saat masih membela Team Liquid Academy di kancah MDL ID, sebenarnya tidak terlalu menonjol. Performa mereka kala itu bahkan bisa dibilang belum cukup untuk mengangkat prestasi tim akademi secara keseluruhan, bahkan banmyak di antara mereka yang gagal mengantarkan tim sekadar lolos ke playoffs.

Namun, magis terjadi ketika mereka dipromosikan ke MPL ID, di mana para rookie ini justru mampu bersinar terang dan menjadi pilar penting bagi TLID. Kini di MPL ID S18, kembali muncul nama Keven yang langsung menjadi andalan utama tim sebagai goldlaner, hingga langsung menyabet gelar Rookie of the Week 1!

Lantas, apa yang membuat TLID begitu percaya diri dan sukses menyulap para rookie ini menjadi bintang?

Rookie TLID di MPL ID Bersinar Karena Memang Punya Kualitas

Rookie TLID di MPL ID
Kredit: MPL Indonesia

Keberanian yang diambil manajemen TLID dalam mempromosikan banyak rookie di setiap musim MPL ID ini tidak dilakukan tanpa perhitungan dan alasan yang jelas. Di sisi lain, mereka juga berhasil mengambil risiko, yang sering kali menjadi pembeda dan membuat tim berjuluk The Cavalry ini bisa terus berkembang.

Terkait keputusan mempromosikan pemain dari akademi, Facehugger sebagai asisten pelatih TLID mengaku bahwa pihak manajemen organisasi bersikap sangat objektif dan berbasis pada performa aktual dalam memutuskan siapa yang layak untuk promosi ke tim MPL ID dan siapa yang harus terdepak turun ke tim MDL.

“Kalau dari pihak manajemen sih, kami tidak terlalu gimana-gimana untuk naikin atau turunin pemain. Yang terpenting waktu MPL dimulai, kami sudah melakukan sesi trial, di mana kami memilih yang terbaiknya saja sih,” ucap Facehugger kepada RevivaLTV.

“Jadi kenapa setiap season kami gonta-ganti (player), karena kami memperbaiki season-season sebelumnya. Jadi, konsekuensi jika kami tidak masuk playoff atau bermain jelek, menurut saya itu tergantung bagaimana kami mengambil keputusan di awal saja sih,” tuturnya.

Rotasi roster yang sering terjadi bukanlah bentuk inkonsistensi, melainkan evaluasi berkelanjutan untuk menutupi kelemahan di musim-musim sebelumnya, dengan segala konsekuensi yang siap ditanggung oleh manajemen.

‘Treatment’ Tepat untuk Menggali Potensi Jadi Formula Rahasia

TLID Keven Idolakan Skylar, MPL ID S18, Team Liquid ID
Kredit: MPL Indonesia

Kini pertanyaan terbesarnya adalah: bagaimana formula TLID dalam meracik rookie yang sebelumnya kesulitan di MDL menjadi pemain yang menakutkan di kasta tertinggi MPL?

Jawabannya ternyata terletak pada pendekatan personal dan psikologis. Manajemen dan staf pelatih TLID sangat berfokus pada cara mereka memperlakukan pemain untuk membuka batasan diri mereka.

“Dari sisi kami dalam nge-treat (memperlakukan) mereka untuk bisa mengeluarkan potensi saja sih. Jadi, mau pemainnya dari MDL atau publik yang kami tarik, menurut saya selama kami bisa memperlakukan mereka untuk membuat mereka mengeluarkan potensinya, mau siapapun bisa menjadi tim utama MPL di Liquid,” kata Facehugger.

Pendekatan ini membuktikan bahwa lingkungan yang suportif dan treatment yang tepat jauh lebih penting daripada sekadar riwayat statistik masa lalu. Lewat formula ini, TLID berhasil menciptakan pabrik talenta yang siap mendominasi kancah esports MLBB Indonesia.

0

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari RevivalTV

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca